Tips Menanam Bunga Matahari

Bunga yang cantik ini memiliki banyak peminat dan menanam bunga matahari pun tidak sesulit yang kamu bayangkan, lho. Maka dari itu, simak tips menanam bunga berikut ini!
1. Tentukan Lahan yang Cocok

Syarat utama agar tanaman dapat tumbuh dengan baik adalah dengan memperhatikan lahan tempat tanaman tersebut. Beberapa hal yang harus kamu perhatikan demi menunjang pertumbuhan tanaman, antara lain:
- Jenis Tanah dan pH
Jenis tanah yang akan digunakan menentukan kualitas tanaman. Maka dari itu, untuk mendapatkan jenis tanah yang sesuai kamu harus pastikan pH yang dibutuhkan, yaitu berkisar 6,0 hingga 7,5.
- Kondisi Lingkungan
Pilih dan kondisikan lingkungan tanaman yang baik. Untuk masa pertumbuhan, bunga matahari sebaiknya ditanam di tempat yang teduh dan terhindar dari atap yang berpotensi roboh.
- Intensitas Cahaya
Kebutuhan air yang cukup dan dengan sistem drainase yang baik adalah dua hal yang sama pentingnya untuk pertumbuhan bunga matahari.
2. Pilih Jenis Bunga Matahari yang Ditanam

Sumber Gambar: Dobre Nasiona Sebelum memulai budidaya, ada baiknya kamu mempertimbangkan jenis bunga matahari apa yang cocok dan mudah ditanam. Sebab ada beberapa jenis bunga yang bagus untuk budidaya dalam jumlah besar untuk diambil kuaci atau minyaknya.
Sedangkan, untuk tanaman hias. Tedapat beberapa jenis bunga matahari yang bisa kamu tanam, antara lain:
- Mammoth, jenis bunga ini memiliki diameter saat mekar 30 cm.
- Autumn Beauty, jenis bunga ini memiliki kombinasi warna bunga oranye, merah dan coklat serta berdiameter saat mekar mencapai 15 cm.
- Fiesta del sol, jenis bunga memiliki ciri khas warna mencolok seperti oranye dan merah dengan ketinggian bunga mencapai 1 meter.
- Big Smile, jenis bunga ini memiliki ketinggian hanya 30 cm dan cocok pada lahan yang sempit.
- Sunbeam, jenis bunga ini memiliki ketinggian mencapai 1 meter dengan diameter bunga.
3. Pilih Bibit Berkualitas Baik

Secara sederhana, tampilan dari bibit dan kuaci memanglah mirip. Jadi, kamu harus jeli untuk memastikan bibit bunga matahari yang benar. Terlebih, setiap jenis bunga matahari memiliki bentuk bibit bunga matahari yang berbeda, seperti:
- Jenis mammoth grey, berwarna putih dengan memiliki corak garis hitam-coklat dan berukuran besar.
- Jenis velvet queen, memiliki ukuran yang lebih kecil dibandingkan dengan jenis mammoth grey.
- Jenis evening sun, benih ini memiliki variasi warna yang bermacam-macam, mulai dari warna putih hingga hitam.
4. Penyemaian Bibit Bunga

Sumber Gambar: The Home Depot Setelah memilih biji atau benih bunga matahari yang tepat, maka tahapan selanjutnya adalah melakukan penyemaian bibit atau biji bunga matahari.
Hal ini bertujuan agar mendapatkan pertumbuhan bibit bunga matahari yang seragam saat siap tanam nantinya bila ingin dijual. Untuk itu, kamu bisa melakukan tahapan penyemaian berikut ini:
- Periksa suhu, bunga matahari biasanya tumbuh besar dan dapat menghasilkan biji baru membutuhkan 80-120 hari tergantung dengan jenisnya. Suhu untuk bunga matahari agar bisa tumbuh bagus berkisah 64-91o F atau 18-33oC.
- Rendam benih terlebih dahulu, Benih atau biji matahari harus sudah direndam terlebih dulu menggunakan pupuk organik cair dengan takaran 1 gelas aqua untuk 10 liter air selama 6 jam.
- Keringkan dengan tissue, kamu bisa keringkan biji bunga matahari dengan menggunakan tissue.
- Letakkan benih dalam tissue dan dilipat, cara ini dapat memaksimalkan pertumbuhan tunas. Benih yang ditanam membutuhkan waktu 11 hari untuk muncul ke permukaan tanah.
- Potong tepi kulit biji, jika dalam 2-3 hari tidak tumbuh maka kamu bisa potong tepi bijinya dengan hati-hati agar tidak merusak benih bagian dalam, kemudian tetesi air agar lembab.